Pergi jomblo, pulang juga jomblo.
Hai, gue dari kemarin kayaknya gak nikmatin hidup banget. Sedang jenuh namanya. Cuma kali ini gue mau cerita betapa asiknya hidup yang berliku.
Jadi ceritanya kemarin gue, Dinmeg, Andina dan Fitya nekat mau ke UI sehabis pekan remedial matematika selesai. Gue karena tidak ikutan remedial, setia menunggu mereka untuk nekat bersama. Kenapa nekat ? Ya, kita ke UI nya ga naik kereta, naik mobil Andina ber-4. Masih kurang kedengeran nekat ya ? Nekatnya disini, Andina yang nyetir ke Depok tanpa punya SIM dan kita semua pake baju seragam ke UI. Andina selalu bilang "Gue bukan takut bawa mobilnya, gue takut ditilang doang. Jadi lu semua mending berdoa biar gue gak melanggar peraturan lalu lintas apa-pun ya" Kita bertiga cuma bisa bilang "Babatlah, ditilang doang kan bukan di-penjarain" Hahahahaha.
Oke, kita berangkat jam 12 siang lewat jalan cibinong. Andina ngotot pengen masuk tol dan kita cuma bisa bilang "gatau keluar tol mana-nya din, udah lewat cibinong aja biar seru". Andina pun iya-iya aja disuruh lewat cibinong. Jujur, bagi gue orang yang nyetir itu menjadi terlihat keren, dan gue akui, kasta Andina naik 5% di mata gue -__-
Sebenernya kita gak tau jalan, cuma berbekal google-map nya Dinmeg dari hp S3 mini dia. Secara BB tidak bisa google-map secepat itu -___- Oke, kita ikutin jalan, terus dan terus jalannya lurus terus ternyata membuat Andina berkata "jadi jalannya lurus terus ? yah bosen gue, pasang lagu atuh". Karena Hp Fitya sedang out out battery, kita pake hp dia buat nyetel lagu sekalian pasang lagu but her phone didn't work properly jadi memutuskan untuk pake hp gue yang lagunya 98% Korean songs. Andina cuma bilang "Oke jel, I am a kpopers lah ini mah"
Kita ngomongin segala macem di perjalanan, tapi semua intinya sih adalah "A'Ghilandy". Kita ngomongin betapa berharapnya pengen ketemu A ghiland di UI trus ngomong "A, kita anak smansa, mind to guide us?" Hahahaha bingung gue dari semua pembicaraan kenapa harus doi sih -__- Dan yg perlu dicatat adalah kita pergi ke UI dengan status "JOMBLO" dan berharap pulang-pulang udah punya gebetan anak UI yang ganteng. Kata mama-mama jaman sekarang sih "Kehidupan itu bakal terjamin dengan calon suami yang berasal dari Universitas bagus" dan kayaknya we have to admit it deh dan gue gapapa kok kalau nantinya jodoh gue anak UI asal dia ganteng, ganteng dan ganteng. Hahahaha engga I am just kidding, Love comes by faith, remember it ? Hahahha apa sih lu jel flashback aja.
Oke move on, pokoknya perjalanan ke UI sekitar 1,5 jam dan Dinmeg alay banget gatau Margo City itu dimana and I just said "Kau pasti pernah kesana din, ah alay nih gatau Margo City" dan ternyata bener, pas gue tunjukkin yang mana itu Margo City, she just said "JEL GUE PERNAH KESINI" and my replied was just "ALAY AH HAHAHA"
Oke, kita serasa jadi orang kece sehari kayak anak SMA yang di ftv, kemana-mana pake mobil (bukan public transportation). Dan kita sampai di UI peacefully selamat (If you know what I mean). Trus kita berniat buat cari tempat solat dulu di UI (Cari jodoh itu lancar kalau ibadah lancar, that's what my mom said before). Kita solat di mesjid UI dan huhuhu lagi lagi "Semoga ketemu A Ghilandy ya" kata Andina. huhuhu dia lagi, dia lagi -__-
Yoooops abis dari solat, kita ke perpustakaan UI, I have gone to this before so I wasn't surprised at all like Andina and Dinmeg. Fitya too. Jadi kita jalan-jalan liat perpustakaan dan kita naik lift, sepulang naik lift, Dinmeg pun pusing mau mual gitu -__- Kita gak lama di perpus UI nya, like 20 minutes maybe ? entahlah, dan karena pemandangan danau depan perpustakaannya so damn good, kita took photos disana.
Kita ngomongin segala macem di perjalanan, tapi semua intinya sih adalah "A'Ghilandy". Kita ngomongin betapa berharapnya pengen ketemu A ghiland di UI trus ngomong "A, kita anak smansa, mind to guide us?" Hahahaha bingung gue dari semua pembicaraan kenapa harus doi sih -__- Dan yg perlu dicatat adalah kita pergi ke UI dengan status "JOMBLO" dan berharap pulang-pulang udah punya gebetan anak UI yang ganteng. Kata mama-mama jaman sekarang sih "Kehidupan itu bakal terjamin dengan calon suami yang berasal dari Universitas bagus" dan kayaknya we have to admit it deh dan gue gapapa kok kalau nantinya jodoh gue anak UI asal dia ganteng, ganteng dan ganteng. Hahahaha engga I am just kidding, Love comes by faith, remember it ? Hahahha apa sih lu jel flashback aja.
Oke move on, pokoknya perjalanan ke UI sekitar 1,5 jam dan Dinmeg alay banget gatau Margo City itu dimana and I just said "Kau pasti pernah kesana din, ah alay nih gatau Margo City" dan ternyata bener, pas gue tunjukkin yang mana itu Margo City, she just said "JEL GUE PERNAH KESINI" and my replied was just "ALAY AH HAHAHA"
Oke, kita serasa jadi orang kece sehari kayak anak SMA yang di ftv, kemana-mana pake mobil (bukan public transportation). Dan kita sampai di UI peacefully selamat (If you know what I mean). Trus kita berniat buat cari tempat solat dulu di UI (Cari jodoh itu lancar kalau ibadah lancar, that's what my mom said before). Kita solat di mesjid UI dan huhuhu lagi lagi "Semoga ketemu A Ghilandy ya" kata Andina. huhuhu dia lagi, dia lagi -__-
Yoooops abis dari solat, kita ke perpustakaan UI, I have gone to this before so I wasn't surprised at all like Andina and Dinmeg. Fitya too. Jadi kita jalan-jalan liat perpustakaan dan kita naik lift, sepulang naik lift, Dinmeg pun pusing mau mual gitu -__- Kita gak lama di perpus UI nya, like 20 minutes maybe ? entahlah, dan karena pemandangan danau depan perpustakaannya so damn good, kita took photos disana.
Bertanya-tanya dimana Andina, jawabannya adalah : Dia yang fotoin kita dan gue lupa minta foto dia yang sendiri dari Dinmeg jadinya belum bisa di post disini.
Oke, dari perpustakaan, kita mau cari kantin buat makan. Lagi-lagi karena doi, akhirnya memutuskan buat makan di kantin teknik. So, kita makan di sana. Dan waktu itu yang cowok pada main futsal and everyone stared at us "kok ada anak sma sih?" kita ber-empat cuma bisa "I know you are looking at me hahahaha" dan kita pun makan di kantin teknik dengan muka sangat tebal (maksudnya ga tau malu) hahaha.
Oke, dari sana, kita...........pulang. Garing ya ? engga soalnya perjalanan pulang sangat menyenangkan. You know, Andina dan Dinmeg ngotot pulang lewat tol dan kita akhirnya nyasar. Kita ke pasar Minggu lah (you know itu jauh banget) dan Dinmeg mau nyari tol deket situ lewat GPS nya dan ternyata nyasar juga. Kita buka jendela buat nanya jalan tol ke orang and I just said "Om jalan tol lewat mana sih ???" aduh bukannya mas -__- trus kita tetep nyasar juga. Akhirnya kita pede aja, berharap gak ditilang hahaha, kita terus mengikuti jalan dan setiap ada petunjuk jalan andina bilang "Gue pelanin mobilnya, kalian bertiga baca cepet yaa" "SIAAAP". Entah kita frustasi atau gimana, kita jalan sampai pejaten, ngelewatin pejaten village dan warung buncit. Huhuhuhu cuma lewat doang loh bukan mampir soalnya sudah sore. Trus kita lewatin ragunan dan hampir masuk jalan menuju PIM, oh man what the hell were we doing sih -___- hahahaha dan setelah 1 setengah jam kesasar, deket ragunan kita liat plat jalan "Tol menuju Bogor" huhuhuhuhu yeeeay finally kita pulang lewat tol !!!! Yeees dan mobil Andina melesat melewati jalan tol menuju Bogor (tanpa sim), agak ngebut biar gak malem nyampe Bogor hahaha. Dan akhirnya sampe Bogor dengan selamat jam set 7 malam, dengan status "MASIH JOMBLO".
Terima kasih guys, I had lot fun things with 3 of you. Maybe next time we can have a very dangerous one ya ! Hahahaha just kidding. I just feel that life sometimes can be fun with this kind of thing :")



Komentar
Posting Komentar