I am grateful. Thanks to Allah.
Gue terhenyak setelah membaca lembar harian http://danulabda.tumblr.com/page/36. Ini gue kutip dari doi :
- O : aku bahagia sekali belakangan ini
- D: oh ya? karena apa?
- O: banyak hal, tapi aku takut
- D: takut apa?
- O : biasanya habis bahagia suka tiba-tiba ada musibah kesedihan dateng, bahagia kan ga gratis
- D : kamu bisa bayar kok
- O : oh ya? pake apa?
- D : bersyukur aja
Percakapan yang doi kutip sangat membuat gue berpikir kalau gue harus banyak bersyukur untuk apa yang telah Allah kasih ke gue. Allah kasih gue kehidupan yang baik dengan segala kesempurnaan di dalamnya. Gue diberikan keluarga yang sayang banget sama gue. Mama yang juga berperan sebagai papa, yang rela kasih hidupnya untuk gue, yang rela kasih dunia nya untuk gue dan rela lakuin apapun untuk gue. Papa yang juga berperan sebagai mama, papa yang selalu hadir di setiap hari-hari, papa yang rela kasih hidup dan matinya buat gue, yang rela lakuin apa aja buat gue bahagia. Raihan, adik gue yang rela pinjemin hp nya ke gue, kasih jajan nya buat gue, nganterin gue kemanapun, peluk gue disaat gue sedih. Temen-temen gue, yang ada menemani gue di saat sekolah dan pertempuran batin ini, mengisi hari hari gue dengan menuai tawa canda dan bahagia, yang setia bilang ke gue "semangat jel lu pasti bisa", yang selalu ada disaat gue butuh dan ga butuh sekalipun. Para guru, yang jadi orang tua kedua gue di sekolah, yang membimbing dan kasih ilmu ke gue walaupun gue (ga sering) pernah marah karena semua ulangan yang mereka kasih, tapi gue sangat berterima kasih atas semua yang mereka berikan (termasuk ulangan dan remedialnya).
Siapa yang sangka, gue yang dulu Tk di deket rumah doang, yang SD di kawasan pasar, yang belajarnya pas-pasan saat sd bisa masuk SMPN 1 Bogor ? Siapa yang sangka, gue yang selalu ngeluh sana-sini karena lelah dengan kesibukan SMP bisa dengan mudahnya masuk SMAN 1 Bogor ? dan siapa yang sangka, gue yang selalu nyerah dan nangis ke orang tua gue untuk semua masalah perkuliahan ini bisa masuk FTTM ITB ? Ga ada yang menyangka dan sekali lagi gue bersyukur kalau itu kuasa Allah. Allah benar-benar ada di saat gue ada di titik terbawah gue. Allah selalu membimbing di setiap langkah gue. Dan Allah pun yang membuat gue berpikir kalau tidak ada yang tidak mungkin.
Kata orang, kalau bahagia mulu bisa mengundang kesedihan dan kesulitan. Tapi ketika kita bersyukur atas apa yang kita miliki, Allah akan memberi kemudahan di setiap kesulitan itu. Bukankah setelah hujan biasanya muncul pelangi ? Itu lah kehidupan yang sesungguhnya.
Gue ga tau gimana bahagianya gue saat ini karena Allah baik banget sama gue, gue merasa punya banyak dosa tetapi Allah tunjukkan jalan-Nya untuk gue.
Ya Allah, berikanlah kemudahan untuk setiap umat-Mu yang ingin berbuat kebaikan dan berikanlah kemudahan pada Anjel untuk selalu ingat dan beryukur. Terima kasih Ya Allah untuk semua keindahan dan kemudahan yang kau berikan padaku :")
Next Journey : ITB.
Semangat Jel, menapakkan kaki di sini sulit, jangan sia-siakan setiap waktu menuntut ilmu disana ya. Sampai ketemu jel, di masa depan yang sukses dan sampai saat itu tiba, kau akan tersenyum melihat semua perjalanan hidup ini :") Fight and Win !


Komentar
Posting Komentar