February, 1
Banyak hal yang terlintas di kepala gue semenjak saat itu.
Saat dimana gue (awalnya) tidak bisa menerima semua itu terjadi dalam hidup gue.
Berkali-kali gue coba untuk melupakan dan menerima semua itu dengan ikhlas.
Tapi ternyata tidak mudah. Tidak secepat itu gue bisa ikhlas.
Berkali-kali juga gue bilang ke diri gue kalau gue ga kuat dan seringkali terlintas di pikiran gue untuk berhenti.
Berhenti untuk memikirkan semua yang terjadi dan berhenti....hidup?
Seiring berjalan nya waktu, gue mulai bisa menerima. Walau belum sepenuhnya ikhlas.
Terkadang masih terlintas pertanyaan 'Kenapa harus gue?'
Tetapi setidaknya ini sudah jauh lebih baik.
Mimpi buruk yang selalu datang ketika gue tidur lebih awal, sudah mulai tidak pernah terjadi lagi.
Rasa takut akan bertemu dan berbicara dengan beberapa orang, kini sudah mulai hilang.
Gue (mungkin) sudah bisa lebih mencintai diri gue sendiri.
Gue juga sudah memberanikan diri untuk menceritakan apa yang terjadi kepada beberapa teman-teman gue.
Ternyata tidak seburuk yang gue pikirkan.
Teman-teman gue tidak pergi dan mau menerima gue apa adanya.
Terlebih lagi, keluarga gue masih baik-baik saja.
Kami masih memiliki dan menyayangi satu sama lain.
Walaupun tidak ada harta berlimpah yang melengkapi kebersamaan kami, seperti dulu.
Tidak apa-apa, ini sudah lebih dari cukup dan gue bersyukur untuk semua hal yang telah terjadi.

Komentar
Posting Komentar